poems, Right Mindset & Illustrations

Cintamu Basi..

maaf ya.. aku terpaksa mengembalikkan lunch box mu ini masih penuh terisi.

cinta yang kamu kirim hari ini basi.

apa kamu lupa menghangatkannya tadi pagi ?

ada rasa-rasa aneh yang aku tidak tau bagaimana menyebutnya.
sebentar ya, mungkin kamu lebih tau bumbu-bumbu atau apa saja yang kamu masukkan ke dalam cintamu itu.

aku tidak tau apa nama bulatan-bulatan kecil yang keluar dari lunch box mu kemudian menghajarku bertubi-tubi dengan sarcasme cinta.

pedas sekali. apa itu merica ?
ada rasa kecut ketika aku menyendok sesuatu yang berwarna kuning.

rapuh..asam..dan getir. seperti melihat kenyataan yang tidak sepadan antara warna dengan rasa,

apa itu makaroni ?
lalu daun yang hijau segar yang bergelantung di pinggiran lunch boxmu yang tiba-tiba terbang dan membawa pergi remah-remah mimpi.

tinggiiii sekali. apa itu sawi ?
juga potongan-potongan dadu kecil berwarna putih yang setiap sisinya menampakkan kenangan akan aku-kamu siang-malam.

indah sekali. apa itu ayam ?
dan kuah bening yang tiba-tiba muncrat ke mukaku, membuat mataku langsung terpejam.

pedih. perih sekali. apa kuah itu kebanyakan garam ?
sayur hitam-hitam panjang tipis diantara bulatan yang melompat menghajarku tadi kini menari.

membawa deretan harapan padang ilalang rindu tumbuh subur.

sekilas tampak anggun. apa itu jamur ?
aku tidak mengerti..

mengapa cinta yang baru kamu siapkan semalam sudah jadi basi.

apa kamu benar-benar lupa memanasinya tadi pagi ??

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s