Paris, Richnightson, Right Mindset & Illustrations

Bizarres Liebesdreieck (zwischen mir, Zeit und Träume)


Sejujurnya aku lebih senang bernyanyi dari pada menulis.


walaupun mungkin orang akan berteriak, “hey, lebih baik kamu diam, atau pingsan atau mati sekalian dari pada sibuk memperdengarkan suaramu itu”



huffhhh.. ampuni saya, Pak, Bu.. 😔🙏🏻

bukankah sebenarnya keduanya saling berkaitan ? menulis atau bernyayi, maksudku. kamu bisa menulis sebuah puisi untuk dijadikan lagu dan menyanyikannya. atau kamu bisa menyanyikan sebuah lagu dan terhanyut perasaan saat melafalkan liriknya, teringat sesuatu, lalu ingin menulis sesuatu karenanya.
opsi apapun, aku tetap memilih menyanyi dari pada menulis.

dan aku memiliki 10 alasan klasik untuk itu :

  1. aku memiliki kebiasaan buruk suka typing dengan berbaring-baring ria.
  2. aku terbiasa & lebih suka menulis lewat smartphone, dari pada PC/Laptop. dengan kebiasaan burukku yang suka mengetik sembari tiduran, aku tidak bisa membayangkan jika McBookku menimpa mukaku saat aku asik mengetik dalam keadaan mengantuk. persis seperti yang smartphoneku selalu lakukan. aku tidak pernah mengerti dendam kesumat apa yang dia miliki, tapi sampai malam tadi hal itu masih dilakukannya : menjatuhkan diri dan menimpa mukaku lagi.
  3. aku bisa menyanyikan 1 lagu yang sama dengan style yang berbeda dan S-T-A-B suara yang berbeda pula. dan aku tidak bisa menggunakan tema yang sama untuk menulis dan membuat bosan para pembaca.
  4. aku suka mengharmonisasi sebuah lagu bersama partnerku agar terdengar menjadi lebih indah. di dalam tulisan ? mungkin harmonisasi terdengar seperti mengkritisi atau apalah itu namanya, kamu saja yang memikirkannya.
  5. 5-10 alasannya sama : karena aku memang sangat menggilai music dan lebih senang menyanyi dari pada menulis. titik tanpa koma.

aku meletakkan 5 point yang sama untuk mengingatkanmu betapa pentingnya musik & lagu dalam hidupku.
dan ketika aku berhenti bernyanyi, inilah yang terjadi :
aku sibuk menulis sana-sini.

tentang si anu dan si itu.

tentang hal yang sudah terlewat dan yang ingin aku lewati.

tentang waktu dan tentang mimpi. 

hahaha tema itu, waktu dan mimpi 

itu maksudku, tema yang paling banyak diangkat para blogger, iya tidak ? kamu juga kan ?? sudah, akui saja.

kalau iya katakan iya, kalau tidak katakan tidak, jangan iya yang tidak-tidak 😒
kenapa coba, kenapa ??


kenapa 2 tema itu yang paling sering diangkat, tidak dalam ranah per-Love-Love-an, kehidupan, ketuhanan, keadilan, ke-apapun-an-pun itu, selalu ada kata-kata waktu dan mimpi ??

Aku beri judul pemaksaan ini :

“Berbincanglah denganku tentang waktu, tentang mimpi..”
 

karena aku benar-benar ingin tau, apa pandanganmu tentang itu…???
If you want you can write some in commentar about that 😇🙏🏻

Dih, maksa..
Iya aku setengah maksa, katanya yang sedikit maksa itu enak dan memicu adrenalin, katanya loh-katanyaaa, haha😋

Menurutku.. Dua kata ajaib itu : waktu dan mimpi, memiliki sinergy yang kuat.. kemistri.. anjir aku bingung bagaimana menuliskan Chemistry dalam bahasa indonesia. google translate won’t help, it said : Kimia 😕

jadi kalau ada 2 orang yang memiliki Chemistry yang kuat, bisa diartikan mereka memiliki ikatan-ikatan elektron kimia yang saling menarik satu dengan yang lain. atau opsi lainnya, mereka dimabuk cinta karena keracunan zat kimia. asshh sudahlah, ambil opsi yang terakhir saja.

tidak… menurutku, mimpi dan waktu memang selalu berkaitan..
a. di waktu tidur kita bermimpi.
b. di dalam mimpi kita melihat perjalanan waktu.

c. kita membutuhkan waktu untuk meraih mimpi.
d. kita memimpikan waktu dan keadaan-keadaan yang lebih baik.
e. kita membuang-buang waktu hanya untuk bermimpi.
f. kita membangun sebuah mimpi dan menyediakan waktu untuk menjadikannya nyata.

no no no.. ☝🏻 kali ini aku tidak akan menghakimi atau memaksa, entah kamu sedang menjalani atau memilih opsi yang mana. atau mau menambahkan opsi lain ? silahkan saja.

tapi bagiku mimpi dan waktu memang memiliki hubungan khusus yang serius.

aku mengetahui relationship mereka sejak lama. bahkan aku yakin mereka sudah melakukan hubungan mesum di luar nikah.

aku bahkan bisa menyebutkan nama anak-anak dari hubungan terlarang mereka itu : Bahagia, sedih, kecewa, kuat, takut, dan mati.
banyak orang dan pasangan yang mengadopsi anak-anak itu, satu dua atau bahkan semuanya. tapi anak-anak mereka seolah tak pernah habis. berderet panjang bagai semut yang berbaris.

aku selalu mempertaruhkan waktu untuk mimpiku..

apa kau percaya itu ?

sini..kemari, duduk mendekat, aku bisikkan satu rahasia padamu.



w h i s p e r i n g     s o f t l y :

sebenarnya ini cinta segitiga !!

antara aku, mimpi, dan waktu.


aku tidak pernah tau siapa pihak ketiganya, yang aku tau sejak awal kami menyadari bahwa kami selalu bersama-sama.

dan kami benar-benar menikmatinya, bahkan ketika kami mabuk dan bercinta bertiga diatas meja.

aku bahkan tidak tau sebenarnya anak-anak itu, Bahagia, sedih, kecewa, kuat, takut, dan mati, maksudku- apakah mereka juga anak-anak kandungku.

karena ketika aku berdiri di depan cermin bersama waktu,

wajah anak-anak itu seolah begitu mirip dan nampak jelas di wajahku.

_beneath the sun, 25 April 2017_

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s