poems, Richnightson, Sous le ciel Parisien

Fliegen Sie frei in den blauen Himmel über den weiten Ozean..

aku bisa kok, sayang. aku kuat, aku tidak apa-apa.

walaupun dinding akan menyumpah serapahi kemunafikanku,

: aku tidak apa-apa.

dunia sudah menyumpah serapahiku lebih dulu.

dunia sudah meludahiku dan membuatku tertunduk malu.

dunia sudah menertawakanku lebih keras. tidak.

aku tidak akan membalas.

iya..menarilah sayang..

menarilah bersama para penari-penarimu.

: aku tidak apa-apa.

aku akan melihat gemulai gerakanmu dari kejauhan.

menikmati ditertawakan gemerincing lonceng dan tetabuhan.

tapi aku tidak apa-apa.

sungguh…. aku tidak apa-apa.

ayo..bernyanyilah sayang..

bernyanyilah bersama bintang-bintangmu yang paling bersinar,

aku pernah menjadi salah satu bintang-bintang itu, bukan ?

tapi sekarang aku kehabisan gas.

aku sudah mati padam, hilang tak berbekas.

melalulah sayang..melalulah hingga kau puas..

melalulah dari batas langit-langit kamarku dan terbanglah bebas.

kepakkan sayapmu..

di luar sana ada padang hijau, langit biru yang tinggi dan samudera luas.

kamu harus melihatnya.

kamu harus mendengarnya.

kamu harus melakukan sesuatu.

dan kamu tau apa itu.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s